Blogger Widgets

IsdiQLia

Jumat, 25 September 2015

Manajemen dana bank



BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang.
Dalam melaksanakan fungsi ekonominya, bank harus mencari penempatan yang berdaya guna dan menguntungkan untuk semua dana-dana yang dimilikinya, baik yang dihimpun melalui fungsi deposito/penyetoran, maupun yang diterima dari sumber-sumber lain. Ini berarti bank harus memperoleh pendapatan yang menghasilkan aktiva untuk mengimbangi pasivanya. Karena sifat khusus dari passiva ini dan perlunya dipenuhi syarat-syarat prinsip-prinsip yang sehat dan konservatif, maka pengelolaan dana-dana bank yang menuntut tingkat keterampilan yang tinggi.
Penentuan struktur aktiva bank bukanlah terjadi secara kebetulan. Seseorang harus memutuskan, berapa banyak likuiditas yang dibutuhkan bank. Jumlah yang dibutuhkan tidaklah sama untuk berbagai bank, bahkan tidak sama untuk satu bank pada berbagai jangka waktu. Namun kebutuhan likuiditas bank tertentu pada waktu tertentu dapat ditentukan cukup mudah dalam batas-batas yang layak. Bank yang melaksanakan tugas penentuan kebutuhan likuiditasnya secara sangat efektif pada setiap waktu akan melihatnya tercermin dalam prestasi penghasilan yang jauh lebih baik dari prestasi penghasilan rata-rata.
Bagi bank individual, batas dana-dana yang tersedia untuk digunakan ditentukan oleh modal yang diperoleh melalui penjualan saham bank, pinjaman uang, atau jumlah deposito yang ditariknya dan dipegangnya, dan laba yang ditahan oleh bank. Ini merupakan pool dana-dana yang tersedia bagi bank.
1.2.  Rumusan Masalah
a.      Apa pengertian sumber dana bank .?
b.      Apa yang dimaksud manajemen sumber dana bank…?
c.       Apa yang dimaksud simpanan giro, Tabungan dan deposito…?

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian sumber dana bank
Sumber dana bank adalah adalah suatu usaha yang dilakukan oleh bank untuk mencari atau menghimpun dana untuk digunakan sebagai biaya operasi dan pengelolaan bank. Dana yang dihimpun dapat berasal dari dalam perusahaan maupun lembaga lain diluar perusahaan dan juga dan dapat diperoleh dari masyarakat.
Dana Bank berasal dari berbagai sumber yang dapat digolongkan atas[1].
·         Dana dari modal sendiri
·         Dana yang berasal dari pinjaman
·         Dana dari deposit nasabah
·         Dana dari pasar pinansial
Menurut Kasmir (2001; 62-63) Sumber-sumber dana tersebut adalah :
1.      Dana yang bersumber dari bank itu sendiri Sumber dana ini merupakan sumber dana dari modal sendiri.
Modal sendiri Maksudnya adalah modal setoran dari para pemegang sahamnya.  Apabila saham dalam portepel belum habis terjual, sedangkan kebutuhan dana masih perlu, maka pencahariannya dapat dilkukan dengan menjual saham kepada pemegang sahm lama. Akan tetapi jika tujuan perusahaan untuk melakukan ekspansi, maka perusahaan dapat mengeluarkan saham baru dan menjual saham baru tersebut di pasar modal. Di samping itu pihak perbankan dapat pula menggunakan cadangan-cadangan laba yang belum digunakan.
  • Secara besar dapat disimpulkan pencarian dana sendiri terdiri dari :
  1. Setoran modal dari pemegang saham
  2. Cadangan-cadangan bank, maksudnya adlah cadangan-cadangan laba pada tahun lalu yang tidak dibagi kepada para pemegang sahamnya. Cadangan ini sengaja disediakan untuk mengantisipasi laba tahun yang akan datang.
  3. Laba bank yang belum dibagi, merupakan laba yang memang belum dibagikan pada tahun yang bersangkutan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk sementara waktu Keuntungan dari sumber dana sendiri adalah tidak perlu membayar bunga yang relatif lebih besar daripada jika meminjam ke lembaga lain.
2.       Dana yang berasal dari masyarakat luas
Sumber dana ini merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan opersai bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini. Pencaharian dana dari sumber ini relatif paling mudah jika dibandingkan dengan sumber lainnya dan pencarian dana dari sumber dana ini paling dominan, asalkan bank dapat memberikan bunga dan fasilitas menarik lainnya. Akan tetapi pencarian sumber dana dari sumber ini relatif lebih mahal jika dibandingkan dari dana sendiri.
                 Adapun sumber dana dari masyarakat luas dapat dilakukan dalam bentuk simpanan giro,simpanan tabungan, dan simpanan deposito.Dimana simpanan giro merupakan dana murah bagi bank karena bunga atau balas jasa yang dibayar palingmurah jika dibandingkan simpanan tabungan dan simpanan deposito.

3. Dana yang bersumber dari lembaga lainnya
Sumber dana yang ketiga inin merupakan tambahan jika bank mengalami kesulitan dalam pencarian sumber dana pertama dan kedua di atas. Pencarian dari sumberd ana ini relaitif labih mahal dan sifatnya hanya semntara waktu saja. Kemudian dana yang diperoleh dari sumber ini digunakan untuk membiayai atau membayar transaksi-transaksi tertentu.
Perolehan dana dari sumber ini antara lain dapat diperoleh dari :
a.       Kredit likuiditas dari Bank Indonesia, merupakan kredit yang diberikan bank Indonesia kepada bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditasnya. Kredit likuiditas ini juga diberikan kepada pembiayaan sector-sektor tertentu.
b.      Pinjaman antar bank (call money) biasanya pinjaman ini diberikan kepada bank-bank yang mengalami kalah kliring di dalam lembaga kliring.Pinjaman ini bersifat jangka pendek dengan bunga yang relatif tinggi.
c.          Pinjaman dari bank-bank luar negeri. Merupakan pinjaman yang diperoleh oleh perbankkan dari pihak luar negeri.
d.         Surat berharga pasar uang (SBPU). Dalam hal ini pihak perbankan menerbitkan SBPU kemudian diperjualkan kepada pihak yang berminat,baik perusahaan keuangan maupun nonkeuangan.

2.2. Pengertian Manajemen Dana Bank
Kegiatan utama bank adalah mengumpulkan dana dan menyalurkan kredit yang harus dilakukan dengan baik dan benar. Menajemen sangat berperan penting dalam pengumpulan dana dan penyaluran kredit untuk mendukung tercapainya tujuan[2].
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sember daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efesien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Dana Bank adalah sejumlah uang yang di miliki dan dikuasai suatu bankndalam kegiatan operasionalnya, atau suatu kegiatan perencanaan, Pelaksanaan, dan pengendalian terhadap Penghimpunan dana yang ada di masyarakat.
Manajemen Dana Bank (Bank Found Management) adalah ilmu dan seni mengatur proses penarikan dan pengumpulan dana yang optimal dan dengan cost of money yang wajar. Yang di maksud dengan wajar adalah cost of money (cost of found + overhead cost) dapat bersaing dengan bank-bank lain.
Bagi bank, manajemen dana bank adalah bagaimana memilih dan mengelola sumber dana yang tersedia. Bagi bank pengelola sumber dana dari masyarakat luas, terutama dalam bentuk simpanan giro, tabungan dan deposito sangatlah penting. Dalam penglolaan sumber dana di mulai dari pencarian akan kebutuhan dana, kemudian pelaksanaan pencarian sumber dana yang tersedia. Pengelolaan sumber dana kini di kenal dengan nama manajemen dana bank. Dengan kata lain pengertian manajemen dana bank adalah suatu kegiatan perncanaan, pelaksanaan dan pengendalian terhadap penghimpuan dana yang ada di masyarakat.

2.3.         Giro, Deposito dan Tabungan
3.     Giro (demen deposit)
Adalah simpanan pihak ketiga bank yang penarikkannya dapat dilakukan setiap saat dengan mempergnakan cek, surat perintah pembayarn lainnya atau dengan cara pemindahan bukuan [3]
John  meynerd Keynes dengan teori leqiuidity preference-nya masyarakat cendrung untuk menguasai uang dalam bentuk tunai dengan tiga motif pemikiran yaitu
a.       Transaction motive, yaitu untuk keperluan realisasi dari suatu transaksi pembayaran
b.      Precautionary motive, yaitu untuk berjaga-jaga apabila ada keperluan mendadak
c.       Speculative motif, yaitu bila suatu saat orang akan merealisasikan keinginannya untuk melakukan spekulasi .
Dalam kehidupan modern motif transaksi dan berjaga-jaga yang paling banyak mewarnai alasan penguasaan uang  tunai.
4.      Deposito (Time deposits)
Deposito atau simpanan berjangka adalah simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya haya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu menurut perjanjian antara pihak ketiga dan bank yang bersangkutan.  Berbeda dengan giri dana deposito akan mengendap di bank karena para pemegangnya (deposand) tertari  dengan bunga yang diajukan bank. Disamping keyakinan para deposand bahwa pada saat jatuh tempo, bila dia tidak ingin memperpanjang, dana tersebut tersedia kembali.
Ada dua macam deposito berjangka yang perbedaanya dapat di kemukakkan sebagai berikut.[4]
a.       Deposito berjangka inpress, yaitu depositi berjangka yang disimpan pada bank-bank umum milik Negara dan bank pembangunan milik Negara. Diatur pertama kali pada tahun 1968(awal siistem perbankan orde baru
b.      Deposito berjangka lainnya, yaitu diluar deposito berjangka inpress termasuk dalam kategori ini adalah deposito pada bank umum swasta Nasional dan sebagainya

5.      Tabungan (saving)
Adalah simpana pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu.
Ada empat macam tabugnan yang diselenggarakan bank.
a.       Tabanas, ialah bentuk tabungan yang tidak terikat oleh jangka waktu dengan syatar penyetoran dan  pengambilan
b.      Taska, ialah tabungn yang dikaitkan dengan asurasi jiwa
c.       Tabungan ONH ialah setoran ongkos naikhaji atas nama calon jamaah hati untuk setiap musim haji yang bersangkutan
d.      Tabungan lainnya yaitu tabungan selain tabanas dan taska minsalnya tabungan dari pegawai bank itu sendiri


BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Sumber dana bank adalah adalah suatu usaha yang dilakukan oleh bank untuk mencari atau menghimpun dana untuk digunakan sebagai biaya operasi dan pengelolaan bank
Dana Bank berasal dari berbagai sumber yang dapat digolongkan atas.
·         Dana dari modal sendiri
·         Dana yang berasal dari pinjaman
·         Dana dari deposit nasabah
·         Dana dari pasar pinansial

Dana masyarakat dihimpun oleh bank  dengan produk-produk simpanan sebagai berikut:
a.       Giro (demand deposit)
Giro adalah simpanan pihak ketiga  kepada  bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek,  surat  perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan.
b.          Deposito (time deposit)
Deposito adalah simpanan berjangka yang dikeluarkan oleh bank yangpenarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan jangka waktu yang telah diperjanjikan sebelumnya. Depositodibedakan menjadi dua, yaitu deposito berjangka dan sertifikat deposito.
c.       Tabungan (saving deposit)
Tabungan adalah simpanan pihak ketiga  yang  dikeluarkan oleh bank yang penyetoran dan penarikannya dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku  di masing-masing bank. 

DAFTAR PUSTAKA
Muchdarsyah Sinunggan, Manajemen dana Bank, (Jakarta, PT Bumi Aksara,2000)
erman darmawi, Manajemen perbankkan, (Jakarta, PT.Bumi aksara, 2012)
blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/07/31/manajemen-dana-bank


[1] Herman darmawi, Manajemen perbankkan, (Jakarta, PT.Bumi aksara, 2012) hlm. 43
[2] blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/07/31/manajemen-dana-bank
[3] Muchdarsyah Sinunggan, Manajemen dana Bank, (Jakarta, PT Bumi Aksara,2000) hlm.88
[4] Ibid hlm.90

Jumat, 04 September 2015

PonPes Darul Hikmah NW Tanak Beak

Merah Putih Darul Himah






dragon child

dragn child

syair abu nawas

Dirgahayu RI 70 th

ucapan hari raya


ziarah makam


TGH.M.Djuaini Mukhtar

Jumat, 10 Juli 2015

Hasil Belajar Editan










Potography

http://www.canon.co.id/klubfotografi/

CAMERA CANON

Canon Raises the Bar with Canon EOS 7D Mark II

Canon launched the Canon EOS 7D Mark II on the 15th September 2014, the successor to the award winning Canon EOS 7D. I was invited to the media launch event and witnessed the launch of the Canon EOS 7D Mark II, new lenses EF 400mm f/4 DO IS II USM, EF 24-105mm f/3.5-5.6 IS STM and EF-S 24mm f/2.8 STM. There were also announcements for Canon PowerShot G7 X, PowerShot SX520 HS, PowerShot SX400 IS and PowerShot N2.
20140915_203935
Since I am first and foremost a DSLR user, the Canon EOS 7D Mark II gets the most attention and affection from me. While I only had a short 1 hour hands on experience with the Canon EOS 7D Mark II, my first and foremost thoughts were of a powerful and impressive DSLR. I would like to bring you through some thoughts and views of mine of the Canon EOS 7D Mark II before I share the press release information and details in the later part.
IMG_20140915_204656
Thoughts/Views of the Canon EOS 7D Mark II
  • 10fps – High Speed performance inherited from the Canon EOS 1D Mark IV, check out my YouTube clip and listen to the 10fps!
  • 200,000 maximum shutter count (A workhorse camera)
  • 65 point All Cross-Type AF System (great for Sports and Events)
  • Dual Digic 6 image processors (that’s powerful)
  • Dual memory card slots (CF and SD, best of both memory storage world)
  • Inheriting the best of the worlds from the Canon DSLR family to deliver a powerful workhorse DSLR camera
  • Ideal for Sports, Wildlife and Events Photographers
I am looking forward to review the Canon EOS 7D Mark II when the opportunity arises whereby I can explore the full capabilities of the Canon EOS 7D Mark II further and share with my friends, followers and readers. In my thoughts and planning, the Canon EOS 7D Mark II might be a possible 2nd DSLR camera setup for me (a possible setup combination in the future is Canon EOS 1DX and Canon EOS 7D Mark II), that can provide me with the powerful tools to do Sports, Wildlife and Events Photography.
The Canon EOS 7D Mark II doesn’t just raise the bar with their new cutting-edge features. It can be the new generation workhorse and powerful DSLR for serious enthusiasts and professional photographers.
EOS 7D MK II with EF S18-135IS STM Kit (2)
Without further ado, let me share with you more on the impressive Canon EOS 7D Mark II from my information and press release kit –
Canon launched the EOS 7D Mark II, the successor to the award-winning EOS 7D. The EOS 7D Mark II features dual DIGIC 6 image processors, a rich 20.2-megapixel CMOS sensor, a new mirror and shutter system that allows high-speed continuous shooting of up to 10 frames per second (fps), and a new 65 all-cross-type Auto Focus (AF) system.
This new technology enables the user to rapidly track and focus on the desired subject, granting unprecedented accuracy when shooting fast-moving subjects. Beyond speed, the EOS 7D Mark II comes with a superb 20.2-megapixel CMOS sensor, ISO 16,000, and is powered by dual DIGIC 6 image processors to ensure impeccable imaging quality in shooting conditions and lighting situations. The Dual Pixel CMOS AF function provides smooth and accurate focusing when shooting videos, so that subjects will remain in focus even in the most dynamic scenes.
EOS 7D MK II with EF 15-85 Kit (1)
 “The EOS 7D Mark II continues the heritage of its predecessor in being a high-performance and powerful APS-C DSLR, and is designed to meet the ever-growing demands of photographers for better image quality and speed. It pushes the boundaries of what is typically seen in the APS-C class of DSLRs, and offers a new cutting-edge APS-C class sensor, delivering nothing short of the most professional image quality and outstanding performance,” said Edwin Teoh, Assistant Director, Consumer Business Marketing, Canon Singapore.
High-speed shooting and Auto Focus
The EOS-1D Mark IV was widely acclaimed by professional photographers for its high-speed shooting and AF performance. Through a new shutter and mirror mechanism, the EOS 7D Mark II now inherits the merits of the EOS-1D Mark IV, achieving continuous shooting speeds of up to 10 fps. With a fast burst rate, users can capture fast-moving subjects with precision and sharpness. The EOS 7D Mark II also possesses greater durability with a maximum shutter release cycle of 200,000, up from 150,000 in its predecessor.
To cater to the needs of users who prefer low continuous-shooting speeds, the EOS 7D Mark II offers manually adjustable speeds – a feature previously only available in the EOS 1D series. With a new mirror bounce reduction mechanism, users may opt for Silent Mode while shooting under 4 fps. A new 65-point all cross-type AF system covers an AF area larger than most APS-C sensor cameras, leading to greatly increased accuracy, even with a rapidly moving subject. The central AF point, an f/2.8 dual cross-type point, enables the user to focus even in extremely low light situations of down to EV -3 luminance.
EOS 7D MK II (5)
The EOS 7D Mark II features Canon’s new EOS iTR (intelligent Tracking and Recognition) AF system, which works together with the EOS iSA (intelligent Subject Analysis) to recognize and track a subject’s face and color. With improved algorithms, the system makes it possible to detect human figures so that focusing on the subject’s face is easily achieved. At the same time, the enhancement on the color tracking algorithms enables a more stable tracking of moving subjects. Should there be a sudden change in speed or direction, the EOS iTR AF system will automatically switch to another AF to continue the tracking process.
The camera’s EOS iTR AF is supported by AI Servo AF III and AF configuration to facilitate high accuracy and stability. AI Servo AF III accurately predicts the movement of the subject to continually track it, even if the AF point loses the subject temporarily. To fine tune the AF, one of six AF case settings can be selected to improve tracking accuracy under different shooting situations.
Unparalleled and impressive image quality
The EOS 7D Mark II is the first Canon DSLR to be equipped with both a 20.2-megapixel CMOS sensor and dual DIGIC 6 image processors. This powerful combination provides the camera with low noise, high sensitivity and speedy processing for both still images and movies. To cater to professionals shooting fast-action scenes, the EOS 7D Mark II delivers up to 31 shots in RAW format.
A new intelligent viewfinder now offers approximately 100% frame coverage, and displays information including major shooting modes, exposure settings and an electronic level. Settings can now be changed while using the viewfinder, combining the benefits of both an optical and electronic viewfinder.
Ultimate control with advanced movie functions
The EOS 7D Mark II features enhanced video capabilities with a new Dual Pixel CMOS AF function, enabling high-speed phase-difference detection AF on the CMOS sensor plane. This allows for extremely fast AF and smooth subject tracking in Live View and Movie Shooting mode, even with erratic changes in subject distance.
The Dual Pixel CMOS AF also enables the Movie Servo AF to deliver fast and precise tracking. It is also quieter, especially when paired with a Stepping Motor (STM) lens. AF speed can also be adjusted to suit more sophisticated shots, such as slower focus shifts to create a softer effect. Movies are captured at Full HD resolution, at either industry-standard 24 fps or at a high 60p frame rate, and can record in post-production friendly MOV format or MP4 format. A high ISO of 16,000 enables the camera to produce sharper videos, even in low light.
EOS 7D MK II (6)
Feature-packed for a rich user-experience
While many artificial light sources flicker at a rate that is undetectable by the human eye, visible flickering may occasionally be captured in an underexposed shot. The EOS 7D Mark II detects cycles of flickering lights and accordingly compensates for optimal exposure by only capturing shots at peak light volume, effectively eliminating any visible flickering. Infrared information is also taken into account with regular RGB data for ideal white balance control. Interval and Bulb Timer features make the EOS 7D Mark II the first EOS camera to be able to shoot time-lapse movies and long-exposure shots without requiring a separate remote control. Improved High Dynamic Range (HDR) and multiple exposure functions also now give users the creative advantage to create multiple-exposure shots within the camera.
To improve its functionality and ease of use, the EOS 7D Mark II is now equipped with more customizable options. Along with the aforementioned AF area select lever, it features two quick control dials, a button to toggle major settings like ISO speeds with the dial and more, contributing to a total of 11 customizable controls. Advanced users will be able to make full use of these controls to speed up their work process.
The EOS 7D Mark II comes with double memory card slots – a CF and SD card slot. Users may opt to record their images and videos on both cards simultaneously, which provides for additional backup. It also features an inbuilt USB 3.0 Digital Terminal for faster transfer speeds – a first in the EOS family. The EOS 7D Mark II has a tough but lightweight magnesium alloy body, with enhanced sealing over the external cover seams that is estimated to be four times more resistant to dust and water over the EOS 7D.
EOS 7D MK II with EF S18-135IS STM Kit (5)
Additional accessories for improved user-experience
An optional BG-E16 battery grip caters to heavy-duty users who shoot for extended periods of time, featuring a multi-controller, as well as an AF area selection button to allow easy operation even when holding the camera in a vertical position.
Users may also opt for the optional Super Precision Matte type focusing screen, which helps frame sharp points of focus easily when using bright lenses with a maximum aperture of f/2.8 or higher. An optional Wireless File Transmitter, the WFT-E7 offers enhanced versatility when trans